Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak
yang didesain untuk menampilkan atau melakukan simulasi berbagai jenis
fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi
bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan
apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin
menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel,
gelombang, cloth, serta deteksi benturan (collision) dan dinamik. Prinsip kerjanya, physic engine akan melakukan
spesifikasi force (gaya) terhadap objek berdasarkan input user dalam
setiap loop. Sehingga, output yang ditimbulkan adalah hasil komputasi
dari physic engine.
Secara proses misalnya, physic engine melakukan
collision detection kemudian output dari module tersebut diberikan pada
komponen kedua, simulation system. Simulation system (sistem integrator)
ini digunakan untuk melakukan perhitungan berdasarkan rumus fisika dan
hasilnya akan melakukan update property dari objek yang disimulasikan.
Ada bermacam-macam jenis phisic engine yaitu,
- PhysX of AGEIA (NVIDIA)
- HAVOC engine dari HAVOC
- ODE (Open Dynamics Engine), dll.
Yang mana, engine fisik ini tidak hanya berguna untuk penelitian
(research), tapi juga untuk berbagai macam aplikasi seperti game
(permainan) yang memasukkan unsur gravitasi, akselerasi, pergeseran,
dll.
Pada Microsoft Robotic Deveoper Studio terdapat physic engine yang
dapat diimplementasikan pada Microsoft XNA maupun framework-framework
yang lain. Physic engine tersebut berupa dynamic link library dengan nama PhysicEngine.dllselain itu ada juga physics engine yang lain, yaitu BEPUphysics. BEPUphysics adalah sebuah 3D physics engine yang didesain secara spesifik untuk XNA Framework, dapat menghandle secara efektif simulasi dan interaksi simulasi dari rigid body dan dapat digunakan dalam dalam berbagai tahap pengembangan game.
Beberapa fitur yang ditawarkan BEPUphysics :
- Support internal multithreading untuk jumlah thread yang bervariasi.
- Deteksi benturan untuk rigid body yang cepat & robust.
- Mensupport berbagai jenis obyek primitif, baik dinamik maupun kinematik, seperti : Convex hull, box, capsule, cone, cylinder, sphere, triangle, Minkowski Sum, & Wrapped Objects.
- Mensupport berbagai macam constraint, termasuk joint limit, velocity motor, & servomechanisms.
- System rule collision untuk mendefinisikan interaksi kompleks baik antar entitas maupun antar sekumpulan entitas.
Sumber
http://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/
https://kuliahvrits.wordpress.com/2010/06/15/physic-engine-review/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar